Mengapa harga iPhone Mahal?

Thursday, October 25th 2018. | Apple

mengapa harga iphone mahalApa yang terlintas pada pikiran Anda saat disebutkan nama iPhone? Mungkin dari Anda ada yang mengatakan iPhone berharga mahal. Yes, semua mengetahui bahwa harga iPhone jauh lebih mahal dari smartphone lainnya dengan spesifikasi yang hampir sama atau bahkan dengan spesifikasi yang lebih rendah dibandingkan Smartphone vendor Tiongkok yang sekarang sedang gencar mengeluarkan smartphone High End tapi Low Price. Namun mengapa harga iPhone mahal. Apakah perlu kita miliki? Sebenarnya bukan hanya iPhone saja yang mahal, namun semua produk dari Apple memang terkenal memiliki harga yang mahal seperti MacBook ataupun IPad.

Faktor di balik harga iPhone yang mahal

1. Faktor Penyimpanan Data

Kami yakin para penggemar Android sering berpikir iPhone hanya untuk orang-orang kaya yang hanya ingin memamerkan diri. Kami sebenarnya tidak setuju dengan hal tersebut. Harga iPhone sebenarnya sudah mencakup berbagai fasilitas pendukung, seperti Apple App Store, iMessage, FaceTime, iCloud, iTune, dan banyak lagi. Kalian pasti berpikir Android juga menawarkan hal yang sama, dengan fasilitas pendukung Android seperti Google Play Store, Message, GDrive. Namun, sebelum berbagai fasilitas penndukung Android hadir, fasilitas pendukung iPhone telah hadir terlebih dahulu selama 4 tahun. iPhone akan dengan otomatis menyimpan data-data ke iCloud. Bila terjadi masalah dengan iPhone, penggunanya dapat mengambil kembali data-datanya melalui iCloud.

2.Dukungan After Sales yang Mumpuni

Harga iPhone yang sangat mahal tidak hanya termasuk smartphone saja tetapi juga asuransi software. iOS 10, sistem operasi terbaru dari Apple, berlaku untuk semua perangkat Apple secara langsung dan dalam waktu singkat. Di sisi lain, pengguna Android harus menunggu berbulan-bulan agar dapat memperbaharui smartphone miliknya ke sistem operasi terbaru. Sebagai contoh, Google merilis Android 4.4 Kitkat pada Oktober 2013, namun HTC perlu menunggu empat bulan untuk menikmati sistem operasi tersebut pada HTC M7. Hal yang sama terjadi pada Asus yang perlu menunggu 10 bulan untuk dapat membekali Android 4.4 Kitkat pada Fonepad Note 6, hampir satu tahun.

3.Sistem Operasi dan Hardware

Harga iPhone mahal karena Apple memproduksi sendiri sistem operasi dan hardware. Di sisi lain, para produsen smartphone Android dapat menjual smartphone-nya dengan harga yang lebih murah karena Google menawarkan sistem operasinya dengan gratis alias Open Source. Lebih lanjut, Google menawarkan berbagai layanannya juga secara gratis, sehingga produsen tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan. Sementara itu, Apple memiliki tim pengembang sendiri untuk membuat software, membangun serta memelihara infrastruktur dan tenaga kerja untuk mendukung pelayanannya kepada konsumen.

Mana yang lebih baik antara iPhone dan Android?

Jawabannya adalah selera konsumen yang menentukan. Baik Android maupun iPhone memiliki sisi baik dan buruk masing-masing. Semuanya bergantung pada apa yang kalian perlukann dari sebuah smartphone dan apakah kalian dapat membelinya. Namun, tidak terlalu merugikan bila kalian menghabiskan uang banyak untuk membeli iPhone atau produk Apple lainnya.

Sumber

Bagikan bila artikel ini bermanfaat
tags: ,