Jangan Salah, Manfaatkan Teknologi

Tuesday, October 16th 2018. | News

Mi Notebook keyboardPurwokerto- Dalam era yang serba terbuka seperti sekarang ini, tantangan kehidupan berbangsa dan bernegara semakin meningkat. Kecanggihan teknologi, bermacam jenis dan mewabahnya penggunaan media sosial. Apabila salah dalam pemanfaatannya atau mengambil keputusan dan bersikap maka sangat dikhawatirkan terjadi konflik horisontal bahkan disintegrasi bangsa.

Terlebih mulai Tahun 2015 telah berlaku Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), yang mencakup banyak sektor baik ekonomi, industri, jasa dan sebagainya. Imbas dari adanya MEA ini tentu juga kepada kultur masyarakat, kearifan lokal (local wisdom) serta dampak sosial lainnya.

teknologi
Berkaca dari hal tersebut, Siti Mukaromah SAg, sebagai Anggota FPKB DPR/MPR RI dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, di Balai Desa Kembaran, menyampaikan tentang pentingnya membangkitkan kembali spirit Pancasila dalam berkehidupan bermasyarakat.

Hal ini menjadi penting sebagai pondasi masyarakat Indonesia khususnya di Banyumas agar siap dengan segala tantangan dan persoalan yang akhir-akhir ini semakin variatif dan kompleks. Misalnya tantangan adanya radikalisme, terorisme, disintegrasi bangsa, konflik horisontal, penyalahgunaan NAPZA, chauvinisme, rasial, degradasi moral dan budaya serta lainnya.

Erma, (panggilan akrabnya) juga mengingatkan kembali bahwa Pancasila sebagai dasar negara merupakan hasil ijtihad para pendiri Bangsa Indonesia termasuk KH. Wahid Hasyim bin Hasyim Asy’ari yang ada dalam perumus naskahnya, adalah sesuatu yang bersifat final. Oleh karenanya kita sudah semestinya sebagai generasi penerus untuk senantiasa mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilainya didalam setiap aktivitas.

Mengamalkan Pancasila dalam bidang ekonomi juga perlu dikembangkan melalui penguatan koperasi, UMKM, IKM serta kegiatan perekonomian lainnya yang berbasis masyarakat. Dengan demikian kemandirian dan keberdayaan ekonomi bangsa juga akan tetap terjaga. Hal ini juga diharapkan agar aktivitas perekonomian masyarakat Indonesia akan siap dan kuat dalam menghadapi tantangan MEA sebagaimana dimaksud diatas.

Dengan penguatan dan peningkatan ekonomi yang berbasis masyarakat serta didukung dengan penguatan sektor sosial dan kultur atau budaya setidaknya menjadi jawaban atas keresahan dan kekhawatiran kita terhadap adanya era seperti sekarang ini. Erma yang politisi nasional asal Kedungbanteng ini menegaskan bahwa kegiatan sosialisasi yang kemarin diikuti oleh masyarakat dari Kecamatan Sumbang, Kembaran serta Sokaraja adalah murni untuk bersama-sama belajar dan mengingat kembali atas nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Bukan bermaksud untuk mengotak-atik, mengubah atau mereduksi kedudukan dari Pancasila sebagai dasar negara dan sumber dari segala sumber hukum.

Bagikan bila artikel ini bermanfaat
tags: , , ,